- By Prisca Primasari

Paris: Aline

  • Title: Paris: Aline
  • Author: Prisca Primasari
  • ISBN: 9789797805777
  • Page: 498
  • Format: Mass Market Paperback
  • Paris Aline Pembaca tersayang Dari Paris sepotong kisah cinta bergulir merupakan racikan istimewa dari tangan terampil Prisca Primasari yang sudah dikenal reputasinya dengan karya karya sebelumnya clair Beauti

    Pembaca tersayang,Dari Paris, sepotong kisah cinta bergulir, merupakan racikan istimewa dari tangan terampil Prisca Primasari yang sudah dikenal reputasinya dengan karya karya sebelumnya clair, Beautiful Mistake, dan Kastil Es dan Air Mancur yang Berdansa.Ini tentang sebuah pertemuan takdir Aline dan seorang laki laki bernama Sena Terlepas dari hal hal menarik yang dia tPembaca tersayang,Dari Paris, sepotong kisah cinta bergulir, merupakan racikan istimewa dari tangan terampil Prisca Primasari yang sudah dikenal reputasinya dengan karya karya sebelumnya clair, Beautiful Mistake, dan Kastil Es dan Air Mancur yang Berdansa.Ini tentang sebuah pertemuan takdir Aline dan seorang laki laki bernama Sena Terlepas dari hal hal menarik yang dia temukan di diri orang itu, Sena menyimpan misteri, seperti mengapa Aline diajaknya bertemu di Bastille yang jelas jelas adalah bekas penjara, pukul 12 malam pula Dan mengapa pula laki laki itu sangat hobi mendatangi tempat tempat seperti pemakaman P re Lachaise yang konon berhantu Setiap tempat punya cerita.Dan inilah sepotong kisah cinta yang kami kirimkan dari Paris dengan prangko yang berbau harum.Enjoy the journey,EDITOR

    1 thought on “Paris: Aline

    1. Enough said, for me this is a five star novel.Bukan karena Prisca Primasari sahabat saya.Bukan karena setiap makan siang saya selalu bersama Prisca.Bukan karena Prisca curhat ke saya soal proses pembuatan buku Paris ini.Bukan karena bukunya saya dapat gratisan dari Prisca.Lebih karena memang saya menikmati bukunya.Satu-satunya review yang bisa saya beri adalah:Saya iri.Chocoreto-nya Prisca di Beautiful Mistake saya beri bintang tiga, karena hanya sampai situlah kepuasan saya. Di sini, saya seper [...]

    2. Pertama kali menjumpai "Paris: Aline", gue bergumam dalam hati, untung ini belum hilang. Bisa dibilang gue terlalu mencla-mencle saat memutuskan mana kisah STPC yang harus gue punya selanjutnya. Dari "Paris: Aline", daya tariknya ada pada desain sampul. Kelabu, mungkin bisa dianalogikan seperti gedung-gedung tua yang ada di Kota Paris. Sekaligus membawa kesan vintage yang begitu feminis.Ini pertama kalinya gue membaca buku Prisca Primasari, setelah sebelum-sebelumnya, para teman yang gemar memba [...]

    3. Saat buka buku ini spontan bilang "Wow" baru kali ini gue kagum dengan cover gagas. Emank sih cover gagas selalu oke, tapi untuk kali ini keren banget. Di dalam buka ada post card yang bergambar menara Eiffel bagus banget. 2 jempol untuk yang desain buku ini. :)Dan kagum juga sama penulis, ceritanya nggak pernah mengecewakan. Buku ini menceritakan tentang Aline, mahasiswi asal Indonesia yang belajar di Paris. Aline yang baru saja patah hati karena orang yang dia suka malah jadian dengan wanita l [...]

    4. 3,5 bintang.Hal yang saya suka dari novel ini:- Pemilihan nama tokoh, Aline dan Sena. Nama itu sederhana, tapi bagus. Dan nama-nama yang saya sukai bisa meningkatkan mood dalam membaca.- Rahasia di balik kehidupan Sena. Itu keren banget, sangat keren bahkan, apalagi ketika Aline terjebak ke dalamnya. Saya tidak bisa berhenti membaca!- Halaman terakhir dari buku ini. Lucu dan manis. I don't feel much about their chemistry, but to me they are the perfect couple.Tidak ada yang saya tidak sukai dari [...]

    5. Dibuka dengan Sevigne yang menerima paket dari sahabatnya, Aline. Paket tersebut berisi undangan pernikahan dan diary Aline.Lalu kisah tentang Aline dimulai ketika ia patah hati melihat Ubur-Ubur yang jadian dengan Lucie di bistro Indonesia tempat Aline bekerja part time. Karena patah hati, Aline minta cuti seminggu dari pekerjaannya (hmmm agak berlebihan. Gara-gara patah hati gebetan jadian sama orang lain minta cuti seminggu, bagaimana kalau ada anggota keluarga yang meninggal?). Setelah diij [...]

    6. Akhirnya… saya memulai journey ke beberapa tempat di dunia melalui Setiap Tempat Punya Cerita. Persinggahan pertama adalah Paris. Prisca Primasari sebagai “pemandu”-nya membawa saya berjalan-jalan ke Quartier Latin, Place de la Bastille, Beaumarchais Boulangerie, Place des Vosges dan masih banyak tempat lainnya. Bonusnya, saya disuguhkan sebuah buku harian yang berkisah tentang Aline, gadis Indonesia yang sedang menempuh studinya di sana.Aline bekerja paruh waktu di sebuah bistro yang meny [...]

    7. "Muncul, lenyap, muncul, lenyap dia benar-benar terbiasa melakukannya ya? Bagai kerlip bintang Apa dia tidak mengerti bahwa aku"Aline Ofeli. Gadis yang mendamparkan diri di kota Paris demi memenuhi permintaan sang ayah untuk melanjutkan kuliahnya disana. Kota Paris yang terlihat indah ternyata tidak membuatnya nyaman tinggal krn kehidupannya yg bertolak belakang dg keindahan tersebut membuatnya enggan menjalani hari2nya. Gebetannya jadian Teman2 kerja part-time nya yg menyebalkan Kuliahnya yg ti [...]

    8. read more: kubikelromance/20Buku ini merupakan salah satu seri dari Setiap Tempat Punya Cerita, proyek kolaborasi pertama GagasMedia dan Bukune. Seri ini menggabungkan fiksi dan traveling experience. Paris adalah seri pertama yang diterbitkan gagasmedia dan buku keempat dari Prisca Primasari yang saya baca setelah Eclair, Beautiful Mistake, Kastil Es dan Air Mancur yang Berdansa (ingatkan saya untuk membuat reviewnya ). Sejak buku pertama saya sudah jatuh cinta dengan tulisan Prisca, jatuh cinta [...]

    9. Don't judge the book by its cover. Sekali lagi, i warn you (and i warn myself everytime i go to bookstore). Apalagi dengan peraturan toko buku yang seringkali menempelkan secarik kertas bercetak "Terima Kasih Untuk Tidak Membuka Segel", Uh pembaca harus pintar pintar menentukan buku manakah yang perlu dibelinya ( dan pintar pintar bagaimana membuka segelnya dengan cantik). Jangan juga terlalu percaya dengan cover back story yang terkadang terlalu galau itu. Read the two paragraph randomly is alw [...]

    10. Nama 'Aline' memang nama yang cukup bagus dan "cantik" untuk dijadikan judul yang mewakili kisah STPC yang ditempatkan di Paris sih ya. Konsep judul STPC keluaran GagasMedia yang "mutlak" menempatkan nama latar tempatnya di depan memang kayaknya membuat "kreasi" pembuatan judulnya jadi mengikuti agar terkesan gak meng-"overshadow" latar tempatnya dengan memilih kata yang irit, tapi tetap mewakili cerita yang dimuat.Soalnya saya rasa memang bakalan agak gak lucu sih kalau judulnya misal Paris: Da [...]

    11. Judul : Paris - AlinePenulis : Prisca PrimasariPenerbit: Gagas MediaJumlah Halaman : 214 HalamanISBN : 979-780-577-8Harga : Pinjem sepupu :DRating : 3/5Aku belum pernah membaca karya Prisca Primasari sebelumnya. Nah kebetulan aku lihat novel PARIS di tempat sepupuku yang kuliah di Sastra Perancis, UGM, so aku pinjem aja novel ini. Don't judge a book by it's cover mungkin pantas disematkan kepada novel ini. Bagiku yang menyukai cover dengan gambar-gambar cantik dengan warna menarik tentu cover [...]

    12. Pas baca judul novel ini di salah satu bookstore terkemuka di jakarta, saya langsung teringat teman baik saya yang sangattttttt menyukai kota paris. Aduh, wanita mana sih yang tidak menyukai kota yang terkenal romantis dengan menara eiffel yang bisa menambah suasana romantis?hahahha. Alasan kedua saya membeli buku ini, saya merasa sering mendengar nama penulis novel ini. Dan setelah saya googling, ternyata saya sudah banyak membaca karya-karya Mbak Prita, seperti eclair, kastil es dan air mancur [...]

    13. Resensi - PARIS : ALINE “Cinta di sudut lain Kota Paris” “Gambar saya jelek, kamu cari clip-art dari internet aja.” Dia menatapku tajam. “Kamu tahu berapa banyak orang yang berusaha keras biar bisa ngegambar kayak kamu, termasuk dia?” Sena menunjuk dapur dengan dagunya. “Kamu buta atau apa, sih, sampe nggak tahu alasan temanmu yang satunya tadi minta gambar ke kamu? Kamu nggak sadar, dia pengin nunjukin gambar itu ke pacarnya, lalu ngaku-ngaku kalo itu gambarnya sendiri.” (Sena - [...]

    14. Akhirnya baru merasakan efek judge the book by its cover. Tercengang waktu pertama kali buka plastik pembungkusnya & menemukan banyak kejutan di dalamnya. Mulai dari postcard, sampai ilustrasi di dalamnya. Two thumbs up untuk Gagas Media yang mmg selalu kreatif dalam pengemasan novel2 mereka :)Nah, kalau beralih ke cerita, ini pertama kalinya aku baca karyanya Prisca. Cuma aku bisa menangkap kayaknya Prisca hobi nonton film2nya Tim Burton, karena aku melihat aura2 gaya2 Johny Depp (yg selalu [...]

    15. Uhm sweet :) Sesuatu yang baru yang disajikan penulis dimana tokoh utama merupakan orang Indonesia asli sehingga mempengaruhi dialog yang tidak terlalu memakai kata-kata baku seperti novel-novel beliau sebelumnya. Ini yang saya tunggu mengingat novel-novel Prisca yang sudah saya baca menyajikan cerita tentang orang-orang luar, seperti Eclair, Kastil Es & Air Mancur yang Berdansa dan Evergreen. Saya ingin membaca sajian yang baru yang berbeda dari sebelumnnya ya kecuali jalan cerita yang suda [...]

    16. Ini pertama kalinya saya membaca karya Prisca Primasari. Dan ini juga seri pertama STPC yang saya baca. Kenapa saya memilih Paris? Karena saya amat suka dengan sampul bukunya yang bergaya vintage. Elegan. Cocok untuk menggambarkan kota Paris yang terkenal romantis.Sayangnya, nuansa romantis dari sampul bukunya justru bertolak belakang dengan isi cerita. Paris versi Prisca jauh dari kata romantis. Walaupun pada bukunya diselipkan kartu pos bergambar Menara Eiffel yang cantik, tidak ada adegan yan [...]

    17. BeginiNgeliat novel ini yang punya kover cantik dan punya warna menggoda bener bener bikin aku tergoda. Aku memang bukan pecinta kota Paris-tapi sekali lagi-GagasMedia memang cermat dalam bikin Kover. Apalagi di dalem nih novel ada postcard yang kece. Dua hal itu sukses bikin aku langsung melayang untuk membaca buku ini.Saat ngebaca, aku ngerasa aneh karena kertas yang dipake adalah kertas burem, bukan kertas yang biasanya dipake yang bewarna putih. Kesan pertama aku memang cukup buruk melihat k [...]

    18. Gak nyesel sih kasih bintang 4 ke Paris karya Mbak Prisca. Kita kesampingkan dulu tebal buku ini yang menurutku kurang bikin pembaca puas. Aku kasih 4 bintang karena :1. Porselen dan Aeolus Sena. Entah kenapa semakin aku membaca Aeolus Sena, yang muncul di benakku itu dewa dari mitologi Yunani yang kerennya selangit mengalahkan Dewa Apollo. Dari namanya yang unik saja Aeolus Sena berhasil mencuri perhatian aku tentang sosok dirinya. Imajinasi aku langsung berkelana, jalan-jalan kemana-mana buat [...]

    19. Suka! Mbak Prisca, salam buat Sena, ya!*teriak dari Menara Eiffel*Oh well. Saya suka banget karakter Sena. Eksentrik, dan di awal-awal cerita saya sempat dapet kesan kalo dia indigo *nah lho*.Karakter-karakternya kuat, terutama Aline, Sena, dan Ezra. Alur juga lancar lah, dan ending-nya cukup oke. Tetapi rasanya buku ini terlalu tipis untuk ceritanya yang menarik. Saya merasa ada bagian-bagian yang memerlukan lebih banyak halaman, terutama bagian galaunya Aline (view spoiler)[saat tahu dia naksi [...]

    20. Halaman novel ini dimulai saat, Sevgine mendapatkan paket dari Indonesia, dari sahabatnya-Aline. Paket yang berisi undangan pernikahan dan buku diary milik Aline.Halaman-halaman selanjutnya, menceritakan kehidupan Aline di kota Paris, lewat buku diary miliknya.Aline yang merasa homesick, Aline yang patah hati karna ubur-ubur, Aline dengan Kak Ezra dan pertemuan Aline dengan Sena.Inti ceritanya sih tentang pertemuan Aline dan Sena. Saat perasaan Aline patah hati karna ubur-ubur(cowok yang disukai [...]

    21. Ini pertama kalinya saya membaca karya Prisca. Dan saya nggak kecewa.Saya suka ide ceritanya. Agak sedikit gelap, dengan bumbu 'sepasang psikopat' yang bersentuhan dengan kehidupan Aline yang sedang dirundung galau. Ini kisah cinta segitiga yang unik dengan salah satu karakter prianya digambarkan sangat eksentrik sekaligus misterius.Saya suka dialog-dialognya yang ringan mengalir, kadang-kadang kocak, dan di bagian yang mengharukan tidak terasa cengeng.Memang sih ada beberapa hal yang menjadi ca [...]

    22. Paris, edisi pertama dari setiap tempat punya cerita. Suka sama warna covernya, dan layout di dalamnya. Di dalam buku ini kita dikasih postcard :) suka. Suka dengan semua nama tokoh di novel ini kecuali Putra. Cmon ,terasa kurang aja gitu.Jalan cerita secara keseluruhan sebenarnya menarik. Dan beda dari novel biasa. Tetapi karena cerita digambarkan disini dalam bentuk Diary Aline, tentu Aline tidak bisa menjelaskan secara detail hal-hal yang terjadi. Hanya inti nya saja. Sehingga terasa banyak s [...]

    23. Love the cover, but more for the story. Gara-gara baca ini, saya pingin ke Pere Lachaise.Novel baru mbak Prisca yang langsung saya beli tanpa pikir panjang. Bercerita tentang Paris dan kehidupan para mahasiswa dan mahasiswi Indonesia di sana. Tidak hanya tentang romance saja, tapi juga masalah keluarga dan homesick yang sering dialami apabila tinggal jauh dari rumah.Saya cukup suka dengan novel ini. Beberapa kali saya berusaha menahan air mata saya hampir keluar. Cerita yang menyenangkan dan jug [...]

    24. Awalnya tertarik sama buku ini gegara covernya keren banget, unik dan enak dilihat, jadi langsung cus dibeli deh.Setelah dibaca, gak berhenti sampe selesai dan kemudian menarik kesimpulan kalo ceritanya sebagus covernya.Gak mau spoiler sih, tapi jalan ceritanya simpel, intriknya juga simpel walaupun dibeberapa intrik ada yang freak (e.q masalah keluarga Poussin but overall sebenernya alurnya simpel tapi cara mengemasnya itu yang keren banget dan bikin penasaran.Tokoh-tokohnya juga penggambaranny [...]

    25. Surprising. In fact I didn't adore this novel like it's predecessor : kastil es dan air mancur berdansa. Didn't like the heroine. Didn't love the hero. At least not as much as Florence and Vinter. But for the story. I will say it again. It has surprised me! It didn't unfold like what I had predicted before. And though I didn't love the characters too much, I still rejoiced for their happy end. Yeah. I know it's not fair to compare one book with other despite their author is same. But I can't hel [...]

    26. "Mungkin aku sama tak warasnya dengan si Aeolus itu karena akhirnya kuputuskan menuruti ajakannya lagi. Sebagian besar karena aku mulai penasaran - mengapa harus Bastille? Mengapa harus pukul 12 malam? Apakah sebelum tengah malah dia harus jadi kusirnya Cinderella dulu?"Kisah ini adalah tentang Aline Ofeli, seorang gadis yang melanjutkan studi-nya di Paris demi memenuhi keinginan Ayahnya yang sudah tiada. Selama ini ia menyukai seorang lelaki yang ia sebut sebagai Ubur-Ubur, yang bekerja di Bist [...]

    27. What a beautiful book. Beautiful cover, beautifully packed, and of course, beautifully written♥Kalau dipikir-pikir ceritanya biasa, tiga permintaan, tapi dikemas dengan cara yang ga biasa. Gaya penulisannya kasual dan lucu tanpa terkesan ngelawak. Sebetulnya novel ini bisa 'berat', tapi tetep enak buat dibaca. The way Aline talks to herself was absolutely entertaining. Detail-detailnya cantik, tokoh-tokohnya lovable, apalagi Sena. Awal-awal sempet kebayang visualnya Sena semacam cowo-cowo metr [...]

    28. 5 Bintang untuk desain keseluruhan buku, dari mulai cover, kertas, desain dalamnya hingga ada postcard Paris.3.5 Bintang untuk jalan cerita.3.5 Bintang untuk pengenalan tokoh. Jadi secara kesuluruhan gue kasih 4 bintang buat novel ini.Kalo dibandingkan sama eclair, dari segi cerita gue lebih memilih eclair. Entah kenapa dipikiran gue elair itu bagus, soalnya selain baca otak kita juga dituntut buat berfikir dan mengulang2 lagi. Di novel ini mungkin emang ditunjukkan sosok misterius, dan akan ter [...]

    29. 4 dari 5 bintang!Suka! Sukses bikin saya pengin terus bikin saya balik halaman karena penasaran : )Review lengkap: expellianmus/20

    30. Aline, gadis asal Indonesia yang kuliah di Paris demi mewujudkan kehendak ayahnya yang sudah meninggal dunia. Demi mencukupi kehidupan selama tinggal di kota Paris, Aline pun bekerja di Bistro Lombok - sebuah restoran yang menjual masakan Indonesia - sebagai seorang kasir. Aline menaruh hati diam-diam pada Putra yang juga bekerja di bistro yang sama sebagai seorang chef. Tapi cinta Aline bertepuk sebelah tangan, Putra tidak pernah 'memandang' Aline sedikitpun. Impiannya untuk menikah dengan lela [...]

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *